π–£₯ Prolog - Eps. 01 π–£₯


»»————><————««Cuaca di luar gedung tidaklah bagus, turun hujan yang amat deras dan udara terasa dingin. Para Crow & Raven sedang berbincang-bincang dengan santai. Tak lama munculah Phentam yang ingin mengintruksikan kepada Crow & Raven."Kita akan memindahkan asrama ke lantai 2 dan 3. Mari bawa barang kalian masing-masing untuk pindah. Jangan sampai ada satupun barang yang ketinggalan disini. Jika kalian sudah selesai... Maka tunggulah didepan lorong asrama dan jangan kemana-mana" Ucap Phentam dengan tegas.Crow & Raven pun mulai mengikuti instruksi dari Phentam dan mulai mengemas barang dan perlengkapan mereka masing-masing

»»————><————««

Crow & Raven telah sampai di depan lorong asrama mereka. Phentam dan Cinder mengecek kembali apakah seluruh Crow dan Raven telah berkumpul, setelah memastikan tidak ada lagi yang tertinggal, Phentam dan Cinder pun mulai menuntun jalan menuju ke lantai 2 dan 3Akan tetapi, pandanganmu itu secara tidak sengaja tertunjuk ke arah sebuah pintu yang dikunci dan dirantai. Pintu tersebut seperti tertutup sangat rapat, tidak mengizinkan siapapun untuk memasukinya. Dirimu terdiam menatap pintu tersebut"Hey, kenapa berhenti?" Phentam menghentikan langkahnya secara tiba-tiba, dan berbicara dengan intonasi yang sangat tegas dan keras. Kau pun terkaget disebabkan oleh suara Phentam yang terdengar tidak ramah tersebut. Kau sedikit ragu dan mengumpulkan keberanian. Dirimu mulai membuka mulut dan menjawab...===================================[Please Choose Your Answer]
A. Kenapa pintu itu dikunci dan dirantai?
B. Maafkan saya.
===================================( Silahkan memilih pilihanmu sesuai yang telah diintruksikan sebelumnya )
β€” 2 menit untuk pemilihan β€”
»»————><————««


β€” PILIHAN A β€”


»»————><————««"kenapa pintu itu dikunci dan dirantai?" Ucapmu penasaran sambil menunjuk ke arah pintunyaRaut wajah Phentam mulai berubah, namun ia dengan cepat kembali seperti biasa"Ruangan itu seram dan tidak boleh masuk dimasuki... Sekalinya kamu masuk ke sana... Rawr!! Kamu tidak akan pernah bisa keluar lagi" jawab Phentam dengan nada menakut nakuti.Dirimu mengganggukkan kepala, mengerti maksud dari ucapannya tersebut dan lanjut berjalan mengikuti Phentam dan Cinder»»————><————««


[Hallway]


»»————><————««Tak lama kemudian, semua member telah sampai di sebuah lorong yang panjang. Kau pun melihat sekeliling lorongnya itu."Seperti yang sudah kujelaskan sebelumnya, asrama Crow dan Raven itu dipisah. Tidak ada yang boleh melanggar jam malam, harus kembali ke asrama tepat waktu, dan tidak boleh keluyuran ke asrama lawan jenis sembarangan" Ucap Phentam, ia mengambil nafasnya sebentar lalu melanjutkan nya kembali."Nah, Kami pernah melarang untuk jangan naik ke lantai 2 bukan? Itu karena asrama di lantai satu hanyalah asrama yang diperuntukkan untuk peserta seleksi. Dan lantai dua hanya bisa dimasuki oleh para anggota Constamauka Phantera. Saya ucapkan selamat telah lulus, karena sudah lulus, kalian sudah mendapatkan akses untuk memasuki lantai ke dua dan ke tiga, maka dari itu asrama kalian dipindahkan kemari"Crow dan Raven lanjut berjalan sambil mendengarkan Phentam berbicara.( RP Bebas 20 Menit )»»————><————««


[ Phentam mulai mengarahkan Raven ke asramanya masingΒ² dan menyuruh mereka untuk masuk dan meletakkan barang mereka di dalam kamar ]


[ Cinder mulai mengarahkan Crow ke asramanya masingΒ² dan menyuruh mereka untuk masuk dan meletakkan barang mereka di dalam kamar ]


»»————><————««Setelah selesai mengantarkan Crow dan Raven ke asrama baru, Cinder dan Phentam pun izin pamit sebentar. Mereka meninggalkan Crow & Raven karena ada suatu urusan yang perlu diurus terlebih dahuluDirimu pun keluar kamar untuk melihat-lihat lagi< belum puas dengan waktu singkat selama perjalanan barusan. Tiba-tiba, entah apa yang kau pikirkan, kau mulai berjalan kembali menuju jalan yang sebelumnya. Dan disitulah kau dapat melihat kembali pintu yang dikunci dan dirantai tadi.Dirimu menatap pintu tersebut sedikit lama, dan dirimu memutuskan untuk...===================================[Please Choose Your Answer]
A. Mengabaikan pintu itu.
B. Mendekati pintunya dan mengintip dalamnya.
===================================( Silahkan memilih pilihanmu )
β€” 2 menit untuk pemilihan β€”
»»————><————««


β€” PILIHAN B β€”


»»————><————««Dirimu pun mendekati pintu itu dengan perlahan-lahan dan mengitip dari balik celah pintu itu tersebut. Terlihat seperti lorong yang sangat panjang, gelap, dan suram. Hanya ada satu lilin yang menyala, menjadi penerangan di dalamnya. Kau pun semakin penasaran dan ingin mengintipnya lebih dekat"SIAPA YANG MENYURUHMU MENDEKATI PINTU INI?!!!"
Dari belakangmu, muncul Phentam yang meninggikan suaranya. Ia tampak amat sangat murka. Dirimu terkaget dengan suara Phentam yang sangat keras itu.
"Dari awal seleksi aku sudah mengatakan nya kepada kalian. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN PERINGATAN DARIKU KETIKA AKU MASIH BERBICARA DENGAN BAHASA YANG BAIK!! Apa kau sangat ingin kuhukum di tempat?" Amarah Phentam terpampang dengan amat jelas di wajahnya.

»»————><————««

Cinder pun datang menghampiri keributan tersebut. Cinder pun menenangi si Phentam.
Dirimu pun minta maaf

Tak lama, Quintus muncul secara tiba-tiba, "Ada apa ini? Sepertinya ada keributan. Hm...sepertinya kamu penasaran dengan pintu itu. Harusnya Phentam sudah menjelaskannya kepada kamu dan kalian pasti mengerti apa yang dimaksud Phentam bukan? Ahahah.. Baiklah, apakah kamu boleh mengikutiku ke suatu tempat? " tanya Quintus dengan suara yang halus. Dirimu pun mengganguk dan mengikutinya.»»————><————««


[ Phantera mulai mengumpulkan Crow dan Raven. Setelah berkumpul, Quintus membawa kalian ke suatu ruangan yang sangat luas ]


»»————><————««Kau pun bingung "Kenapa anda membawa kami kesini?" Kau bertanya dengan nada kebingungan."Maaf jika ini menganggu waktu kalian, apakah boleh saya melihat kemampuan kalian dalam fisik? Bisa dibilang ini latihan fisik kalian dalam bertarung. Jika kurang paham.. Mari ku jelaskan kembali. Anggap saja itu penjahat, dan perlihatkan anda mengalahkannya" Quintus menjelaskan sambil menunjuk sebuah target/Training dummy yang ada didepan»»————><————««


[ Training Dummy ]


»»————><————««[ Quintus mengambil senjata jarak jauhnya, lalu mendidik ke arah target tersebut dengan tatapan yang serius. Lalu menembaknya tepat di titik tengah target. Dirimu terpukau dengan Quintus."Ah.. Hebat sekali! " dirimu memuji Quintus dengan nada sedikit bersemangat."Terima kasih sudah memujiku. Oke sekarang giliran kami melihat kemampuan mu. Jika anda kesusahan atau kesulitan silahkan bilang ke kami. Kami akan membantumu. " jawab Quintus sambil tersenyum kearahmu.( RP Bebas 40 Menit )»»————><————««


»»————><————««Karena telah cukup lama berlatih, Cinder pun menyuruh dirimu untuk balik ke asrama masing-masing. Kau berjalan menuju ke asrama sambil mengatur nafasmu. Setelah sampai di asrama san masuk ke kamarmu, kau menutup pintunyaKetika memasuki ruangan dalam keadaan lelah, kau mendekati meja dan terkejut. Sudah tersedia makanan yang tampak lezat serta minuman hangat yang dapat meredakan rasa lelah."Siapa yang...?" Dirimu menoleh ke kanan dan ke kiri, tidak ada satupun orang di kamar itu selain dirimu.Dirimu masih bingung siapa yang meletakkan makanan dan minuman itu di kamarmu? Lalu kau melihat secarik kertas menyempil di balik makanan tersebut kau mulai membuka surat tersebut, penasaran.=================================="Makan dan beristirahatlah. Kerja bagus hari ini, Kami akan terus melihat perkembanganmu!"
β€” Phantera
===================================Kau pun tersenyum ketika membaca pesan yang terdapat di dalam surat tersebut. Dirimu pun menyimpan surat tersebut dan mulai memakan makanan itu di tempat yang membuatmu nyamanCuaca di luar masih kurang bagus, hujan deras dan sedikit badai. Namun entah kenapa dirimu tidak merasa kedingingan, dan mulai menikmati waktu beristirahat sambil mendengar suara rintikan hujan tersebut»»————><————««


π–£₯ Prolog - Eps. 01 [End] π–£₯


"Night never had the last word. The dawn is always invincible"